Feed on
Posts
Comments

God’s Letter.

KEPADA: KAMU
TANGGAL:  HARI INI
DARI:  TUHAN
PERIHAL: DIRI KAMU
Referensi: KEHIDUPAN

Aku tidak butuh bantuanmu.
Jadi, salam sejahtera dan Aku mencintaimu selalu.
Catatan: Dan ingat…
Bila dunia ini menyodorkan masalah yang tidak dapat kau tangani sendiri, jangan berusaha menyelesaikan masalah itu. Tetapi, letakkanlah masalah itu di dalam doamu (Untuk diselesaikan Oleh Tuhan). Aku akan menyelesaikan masalahmu sesuai JADWAL yang Aku tentukan sendiri. Semua masalahmu PASTI akan Aku selesaikan, tetapi sesuai jadwalKu, bukan jadwalmu.

Setelah semua masalahmu kamu letakkan dalam doamu, janganlah kamu pikirkan dan khawatirkan. Sebaliknya, fokuslah kepada semua hal-hal baik yang sedang terjadi padamu sekarang.


Bila kamu terjebak kemacetan dijalan, janganlah marah, sebab masih banyak orang didunia ini yang tidak pernah naik mobil seumur hidupnya.

Bila kamu berhadapan dengan masalah di tempat kerja, berpikirlah bahwa masih banyak orang yang menganggur bertahun-tahun tanpa pekerjaan

Bila kamu sedih karena hubungan keluarga, pikirkanlah orang-orang yang belum pernah merasakan mencintai dan dicintai.

Bila kamu merasa bosan dengan akhir minggu, pikirkanlah orang-orang yang harus lembur siang malam tanpa libur utk menghidupi keluarga dan anak-anaknya.

Aku Tuhan, hari ini Aku yang akan menangani semua masalahmu.

Dikisahkan, di sebuah kolam yang airnya berlumpur, di sana tumbuh pohon bunga teratai muda. Pohon itu tumbuh dengan beberapa helai daun yang hijau dan kuncup, serta sekuntum bunga lotus1teratai berwarna merah di atasnya. Saat malam mulai meninggalkan peraduan, angin dingin berhembus perlahan membawa halimun dan kemudian berubah menjadi tetes-tetes embun di antara daun-daun teratai.

Suatu hari, ketika daun teratai membuka mata memulai sebuah pagi yang cukup dingin, ia merasa takjub dengan alam sekitarnya. Tiba-tiba si daun teratai tersadar, di atas tubuh hijau daunnya ada setitik embun yang begitu lembut dan bening. Dengan ceria disapanya si embun, “Hai, Engkau siapa? Dari mana datangmu dan bagaimana bisa tiba-tiba berada di atas punggungku?”

Si embun pun menjawab,” Aku biasa dinamakan Embun. Saat menjelang pagi, di alam semesta ini ada uap air yang terbawa hembusan angin dingin yang kemudian menciptakan titik air, inilah yang menjadikannya seperti diriku sekarang ini.”

“Wah, aku senang sekali bisa berteman dan ngobrol denganmu,” kata si daun teratai.

“Tapi maaf teman baruku. Bila sebentar lagi matahari mulai bersinar, aku pun harus segera pergi, karena begitulah sifat alam, adanya embun di pagi hari sebentar kemudian akan segera menguap bila tertimpa sinar matahari,” ujar embun kepada daun teratai.

Si daun yang merasa mendapat teman baru memohon kepada embun, “ Tolong tetaplah di sini, jangan pergi.” Namun, seperti yang dikatakan embun, saat matahari menyinari bumi dengan kehangatannya, embun itu pun segera berlalu dari tubuh daun teratai.

Keesokan harinya, saat daun teratai kembali memulai hari, dia begitu gembira. Rupanya, ia melihat embun kembali berada dipunggungnya. Maka, dia pun menyapa riang embun itu, “Hai sobat, kita berjumpa lagi.”

Tapi, embun itu berkata,”Hai juga, aku embun baru, kita belum saling kenal.”

“Lho, bukankah Kamu embun yang kemarin?”

“Bukan! Aku embun hari ini, aku tidak ada kaitannya dengan embun yang kemarin,” ujar embun yang membuat daun heran. Belum sempat teratai bertanya lebih jauh, embun itu pun segera menguap kembali tertimpa sinar matahari.

Peristiwa serupa pun terjadi dari hari ke hari dan setiap hari daun teratai tetap tidak mengerti, mengapa embun yang sama bentuknya, setiap hari selalu tidak mengakui dirinya sebagai embun yang kemarin. Maka, hari-hari pun berlalu terus hingga berganti bulan. Si daun teratai pun berumur semakin tua. Akhirnya, ia pun mulai terkoyak dan selanjutnya menguning. Hari demi hari telah dilalui hingga kini saatnya ia akan digantikan oleh tunas daun teratai yang baru.

Pembaca yang berbahagia,

Tanpa sadar, terkadang kita merasakan bahwa hari-hari berlalu begitu saja, bahkan seolah tanpa ada perubahan. Hari ini sepertinya sama saja dengan hari kemarin. Tak jarang kita merasa melewati keadaan yang sama dari waktu ke waktu. Jika itu yang kita rasakan, sebenarnya kita sedang terjebak dalam rutinitas keseharian yang menjemukan. Dan, bila itu dibiarkan terus menerus, maka sebenarnya kita sudah termasuk orang yang merugi.

Karena itu, sudah saatnya kita memperbaiki diri dengan meningkatkan kualitas dan kapasitas kemampuan, dengan mengisi hari agar jauh lebih berarti.

Sebab, sebenarnya, setiap hari adalah hari yang baru, hari yang berbeda dari kemarin. Setiap hari adalah kenyataan baru yang harus kita syukuri dengan membuatnya penuh makna. Hari ini boleh jadi mirip dengan hari kemarin. Tetapi, hari ini harus lebih baik dari hari kemarin. Karena itu, jika kita melakukan kesalahan pada hari kemarin, hari ini juga harus segera dikoreksi. Jika kita telah melakukan kebajikan di hari kemarin, hari ini harus lebih banyak lagi kebaikan yang kita sebarkan.

Berjalannya waktu, takkan pernah terulang. Tak ada guna menyesali waktu kemarin yang telah pergi. Sebab, kita hidup pada hari ini. Untuk itu, mari mengisi hari baru kita dengan semangat yang menyala untuk membuat, ming tian hui geng hao ? ? ? ? ? hari esok menjadi hari yang lebih baik dari ini. Tak perlu bersedih berpisah dengan hari kemarin, jangan pula merasa resah dengan kegagalan yang telah lalu, sebab kita bisa memperbaikinya hari ini.

Jangan biarkan hari ini hanya menguap begitu saja tanpa arti. Jadikan hari ini laksana embun-embun indah yang menghiasi teratai, yang meski kan menghilang kehadirannya telah membawa nilai keindahan tersendiri.

Mari kita ukir hari ini dengan prestasi!

Orang yang percaya TUHAN akan belajar melihat kebaikan TUHAN melalui kejadian-kejadian yang images1TUHAN izinkan terjadi. Jangan pernah menilai TUHAN hanya melalui sepotong kejadian, tetapi percayalah bahwa DIA selalu bekerja untuk kebaikan kita melalui banyak perkara. Keindahan karya seseorang akan kelihatan setelah karya itu selesai”.

God Bless you all <_<

Samba de verao

10-so-nice-samba-de-verao1piano-rose

BEFORE  MARRIAGE : young-lady

John : Ah… at last. I can’t hardly wait!

Jane : Do you want me to leave?

John: NO!  Don’t even think about it.

Jane : Do you love me?

John : Of course! Always have and always will.

Jane : Have you ever cheated on me?

John : NO! why are you even asking?

Jane : will you kiss me?

John : Every chance i get!

Jane : will you hit me?

John : Hell no! Are you crazy?

Jane : Can i trust you?

John : Yes

Jane : Darling!

AFTER MARRIAGE :assisi-old-woman2

Read from the bottom back to the top :D


fat-barbieBARBIE DOLL is getting OLDER……….

tweety002 TWEETY BIRD is 60 years old

Yikes…….where has the time gone?  We all can remember when “old” people told us that they couldn’t believe how their lives had passed by so fast. We were amazed because we thought that they were old and wondered how they couldn’t realize that fact?  for some reason i experienced the same thing….. :((   I saw an artist rendition of  Barbie in the current magazine. It was a picture of  how she look today. Guess what? she was old! A quick look in the mirror was the old  icing on the old cake for me….

anita1I don’t feel old. I don’t act old but i guess i am aging just like everyone else on this planet that isn’t made of plastic !

Life is short, break the rules, forgive sooner, love with true love……

GBU :)

SALAD & MIE

chinese-noodles-ramen_pma05008Dalam sebuah jamuan makan malam resmi, seorang ambasador dari negara barat (ketika mengambil makanan) berusaha untuk ramah terhadap seorang nyonya pejabat Indonesia yang berada di-depannya :
Ambasador : “Do you like salad ?”
Dikira nanya’in sholat, sang nyonya menjawab : “Oh yes, five times a day.”
Ambasador : “Wow, that’s very healthy. What kind of dressing do you like for salad ?”
Nyonya : “Mukena, of course.”
Sang ambasador berpikir keras, that must be a new dressing for salad I never knew before.
Ketika sampai di bagian chinese food, sang nyonya mencoba membalas keramahan si ambasador. Meski bahasa Inggris pas-pasan, tapi sang nyonya nekad sambil nyendok mie yang masih panas sang nyonya berusaha menjamu tamunya dengan baik dan menawarkan mie tersebut :
“Do you like mie ?”
Ambasador bingung, dipikirnya me = saya : “Eeeeem ….. yes….. with all my respect.”
Nyonya (dengan mantap menimpali lagi) :
“Still hot .. you know.”
Ambasador : ?????@?x????

xixixixi…..

anita-resizeKisah seorang teman :

Pagi itu klinik sangat sibuk…..Sekitar jam 9.30 seorang pria berumur 70-an datang untuk membuka jahitan pada luka di ibu jarinya. Seorang perawat  menyiapkan berkasnya dan memintanya menunggu, sebab semua dokter masih sibuk, mungkin dia baru dapat ditangani setidaknya 1 jam lagi. Sewaktu menunggu pria tua itu nampak gelisah,  sebentar-sebentar melirik ke arloji nya. Perawat  itu tampaknya merasa kasihan. Jadi ketika sedang luang ia sempatkan untuk memeriksa luka bapak tua itu dan tampaknya cukup baik dan kering. Tinggal membuka jahitan dan memasang verban baru. Pekerjaan yang tidah terlalu sulit, sehingga atas persetujuan dokter, perawat  memutuskan untuk melakukannya sendiri. Sambil menangani lukanya, perawat bertanya apakah bapak tua itu punya janji lain hingga tampak terburu-buru. Lelaki tua itu menjawab , dia hendak ke rumah jompo untuk makan siang bersama istrinya, seperti yang dilakukannya setiap hari.

Bapak tua itu menceritakan bahwa istrinya sudah dirawat disana sejak beberapa waktu dan istrinya mengidap penyakit Alzheimer. Lalu perawat  bertanya apakah istrinya akan marah jika dia datang terlambat? Lelaki itu menjawab bahwa istrinya sudah tidak lagi dapat mengenalinya sejak 5 tahun terakhir. perawat tampak sangat terkejut dan berkata, “Bapak masih pergi kesana setiap hari walaupun istri Bapak tidak kenal lagi?” Dia tersenyum sambil menepuk tangan sang perawat dan berkata, “Dia memang tidak mengenali aku, tetapi aku masih mengenali dia, kan? ” Sang perawat terdiam sambil terus menahan air mata sampai kakek itu pergi.

 Tanganku merinding membaca kisah ini . ”Unconditionally love”…… Cinta sesungguhnya tidak bersifat fisik atau romantis. Cinta sejati adalah menerima apa adanya yang terjadi saat ini, yang sudah terjadi dan yang akan terjadi, dan yang tidak pernah akan terjadi. Bagiku kisah  ini menyampaikan satu pesan penting : Orang yang paling berbahagia tidak lah harus memiliki segala sesuatu yang terbaik, melainkan mereka dapat berbuat yang terbaik dengan apa yang mereka miliki.  Hmmmmm…^_^

” And above all things have fervent love for one another, for ’love’  will cover a multitude of sins ” ( I Peter 4:8)

GBU as always !

 

Pada suatu hari seorang pria melihat seorang wanita lanjut usia sedang
berdiri kebingungan di pinggir jalan. Meskipun hari agak gelap, pria ituencscripture1012
dapat melihat bahwa sang nyonya sedang membutuhkan pertolongan. Maka
pria itu menghentikan mobilnya di depan mobil Benz wanita itu dan keluar
menghampirinya. Mobil Pontiac-nya masih menyala ketika pria itu
mendekati sang nyonya.

tanpa pamrih. Ia biasa menolong orang yang dalam kesulitan, dan Tuhan
mengetahui bahwa banyak orang telah menolong dirinya pada waktu yang
lalu. Ia biasa menjalani kehidupan seperti itu, dan tidak pernah ia
berbuat hal sebaliknya.

Meskipun pria itu tersenyum, wanita itu masih ketakutan. Tak ada
seorang pun berhenti menolongnya selama beberapa jam ini. Apakah pria ini
akan melukainya? Pria itu kelihatan tak baik. Ia kelihatan miskin dan
kelaparan.

Sang pria dapat melihat bahwa wanita itu ketakutan, sementara berdiri di
sana kedinginan. Ia mengetahui bagaimana perasaan wanita itu. Ketakutan
itu membuat sang nyonya tambah kedinginan.

Kata pria itu, “Saya di sini untuk menolong anda, Nyonya. Masuk ke dalam
mobil saja supaya anda merasa hangat! Ngomong-ngomong, nama saya Bryan
Anderson .”

Wah, sebenarnya ia hanya mengalami ban kempes, namun bagi wanita lanjut
seperti dia, kejadian itu cukup buruk. Bryan merangkak ke bawah bagian
sedan, mencari tempat untuk memasang dongkrak. Selama mendongkrak itu
beberapa kali jari-jarinya membentur tanah. Segera ia dapat mengganti
ban itu.. Namun akibatnya ia jadi kotor dan tangannya terluka.

Ketika pria itu mengencangkan baut-baut roda ban, wanita itu menurunkan
kaca mobilnya dan mencoba ngobrol dengan pria itu. Ia mengatakan kepada
pria itu bahwa ia berasal dari St. Louis dan hanya sedang lewat di jalan
ini. Ia sangat berutang budi atas pertolongan pria itu..

Bryan hanya tersenyum ketika ia menutup bagasi mobil wanita itu. Sang
nyonya menanyakan berapa yang harus ia bayar sebagai ungkapan terima
kasihnya. Berapa pun jumlahnya tidak menjadi masalah bagi wanita kaya
itu. Ia sudah membayangkan semua hal mengerikan yang mungkin terjadi
seandainya pria itu tak menolongnya.

Bryan tak pernah berpikir untuk mendapat bayaran. Ia menolong orang lain

Pria itu mengatakan kepada sang nyonya bahwa seandainya ia ingin
membalas kebaikannya, pada waktu berikutnya wanita itu melihat seseorang
yang memerlukan bantuan, ia dapat memberikan bantuan yang dibutuhkan
kepada orang itu, dan Bryan menambahkan, “Dan ingatlah kepada saya.”

Bryan menunggu sampai wanita itu menyalakan mobilnya dan berlalu. Hari
itu dingin dan membuat orang depresi, namun pria itu merasa nyaman
ketika ia pulang ke rumah, menembus kegelapan senja.

Beberapa kilometer dari tempat itu sang nyonya melihat sebuah kafe
kecil. Ia turun dari mobilnya untuk sekedar mencari makanan kecil, dan
menghangatkan badan sebelum pulang ke rumah. Restoran itu nampak agak
kotor. Di luar kafe itu ada dua pompa bensin yang sudah tua. Pemandangan
di sekitar tempat itu sangat asing baginya.

Sang pelayan mendatangi wanita itu dan membawakan handuk bersih untuk
mengelap rambut wanita itu yang basah. Pelayan itu tersenyum manis
meskipun ia tak dapat menyembunyikan kelelahannya berdiri sepanjang
hari. Sang nyonya melihat bahwa pelayan wanita itu sedang hamil hampir
delapan bulan, namun pelayan itu tak membiarkan keadaan dirinya
mempengaruhi sikap pelayanannya kepada para pelanggan restoran. Wanita
lanjut itu heran bagaimana pelayan yang tidak punya apa-apa ini dapat
memberikan suatu pelayanan yang baik kepada orang asing seperti dirinya.
Dan wanita lanjut itu ingat kepada Bryan .

Setelah wanita itu menyelesaikan makanannya, ia membayar dengan uang
kertas $ 100. Pelayan wanita itu dengan cepat pergi untuk memberi uang
kembalian kepada wanita itu. Ketika kembali ke mejanya, sayang sekali
wanita itu sudah pergi. Pelayan itu bingung kemana perginya wanita itu.
Kemudian ia melihat sesuatu tertulis pada lap di meja itu.

Ada butiran air mata ketika pelayan itu membaca apa yang ditulis wanita
itu: “Engkau tidak berutang apa-apa kepada saya.. Saya juga pernah
ditolong orang. Seseorang yang telah menolong saya, berbuat hal yang
sama seperti yang saya lakukan. Jika engkau ingin membalas kebaikan
saya, inilah yang harus engkau lakukan: ‘Jangan biarkan rantai kasih ini
berhenti padamu.’”

Di bawah lap itu terdapat empat lembar uang kertas $ 100 lagi.

Wah, masih ada meja-meja yang harus dibersihkan, toples gula yang harus
diisi, dan orang-orang yang harus dilayani, namun pelayan itu memutuskan
untuk melakukannya esok hari saja. Malam itu ketika ia pulang ke rumah
dan setelah semuanya beres ia naik ke ranjang. Ia memikirkan tentang
uang itu dan apa yang telah ditulis oleh wanita itu. Bagaimana wanita
baik hati itu tahu tentang berapa jumlah uang yang ia dan suaminya
butuhkan? Dengan kelahiran bayinya bulan depan, sangat sulit
mendapatkan uang yang cukup.

Ia tahu betapa suaminya kuatir tentang keadaan mereka, dan ketika
suaminya sudah tertidur di sampingnya, pelayan wanita itu memberikan
ciuman lembut dan berbisik lembut dan pelan, “Segalanya akan beres. Aku
mengasihimu, Bryan Anderson!”

Jesus says in Luke 6 : 38,”Give, and it will be given to you” ….Berilah maka engkau akan diberi.  Hari ini aku memuat kisah menyentuh ini utk menginspirasi agar kita bisa menjadi berkat bagi org lain… Biarkan terang kehidupan kita bersinar. Energi positif itu sifatnya menular :)

God Bless You !

President Yudhoyono said in his press statement that the bomb blasts were likely related to dissatisfaction over the result of the election. He said he had received intelligence reports revealing plans to disrupt public order as soon as the General Elections Commission (KPU) announced the election result, scheduled for July 25.

These are excerpts of his statement in regard to the bombing:5ca0yo0iicaq5jveecaxxtv4icaplps3cca7pj6gmcarc5goccatr6z1hcamcd73gcatwpnmncadn8c2ica419ngical74lepcam9ulwmca5e8j0ecamfnyb5cadjnpigca7pm0evcam9aczb

There were these terrorists having gunfire exercise making a photo of me as the shot target,” Yudhoyono said, showing printed pictures of two terrorists wearing black masks and dressed in black outfits directing their guns on the shot target and of a photo of him with a hole on left cheek.

“The intelligence also found a plan for violent actions against the law in regard with the election result. And there’s a plan to forcibly occupy the General Elections Commission (KPU)’s office on the announcement day of the voting result.

“Then there have been statements saying there will be a revolution if SBY wins, that they want to make (situation) in Indonesia resembling that in Iran, and lastly that SBY shall not and cannot be inaugurated

“These are intelligence reports; neither rumors, issues or gossips. We’ve never opened this to the public but we’ve been following and monitoring the development.”

« Newer Posts - Older Posts »