Seorang teman berkisah tentang pengalamannya memancing kepiting..

Bagaimana cara memancing Kepiting?
Aku menggunakan sebatang bambu, mengikatkan tali ke batang bambu itu, diujung lain tali itu aku mengikat sebuah batu kecil. Lalu ku ayun bambu itu agar batu di ujung tali terayun menuju Kepiting yang di incar……….
Dengan batu aku mengganggu Kepiting itu, menyentak dan menyentak agar Kepiting marah, dan kalau itu berhasil maka Kepiting itu akan ‘menggigit’ tali atau batu itu dengan geram, capitnya akan mencengkeram batu atau tali dengan kuat sehingga aku leluasa mengangkat bambu dengan ujung tali berisi seekor Kepiting gemuk yang sedang marah.
Aku tinggal mengayun perlahan bambu agar ujung talinya menuju sebuah kuali besar yang sudah diisi dengan air mendidih karena di bawah kuali itu ada sebuah kompor dengan api yang sedang menyala.
Kucelupkan Kepiting yang sedang murka itu ke dalam kuali tersebut, seketika Kepiting melepaskan gigitan dan tubuhnya menjadi merah, tak lama kemudian aku dan teman - temanku bisa menikmati Kepiting rebus yang sangat lezat.
Kepiting itu menjadi korban santapan kami karena kemarahannya……..
Kita sering sekali melihat banyak orang jatuh dalam kesulitan, menghadapi masalah, kehilangan peluang, kehilangan jabatan, bahkan kehilangan segalanya karena marah .
[pro-player width='450' height='32' type='MP3']http://www.anitasusanti.com/wp-content/uploads/2009/06/anita-reflection3.mp3[/pro-player]